KEMASAN MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK IKM MAKANAN DAN MINUMAN (MAMIN) DI JAWA TIMUR

  • BAGAS YULISTYATI SETYAWAN Yulistyati Setyawan BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR

Abstract

ABSTRAK
Sudah menjadi suatu keniscayaan bahwa kemasan atau packaging memiliki peranan sentral dalam peningkatan
daya saing untuk produk olahan pangan. Kemasan tidak dapat lagi dipandang sebagai sebuah keinginan, namun sudah
menjadi sebuah kebutuhan terhadap produk. Para industriawan makanan olahan harus memikirkan secara menyeluruh
mulai dari bahan baku dan penolong kemudian proses produksi serta kemasannya menjadi rangkaian hulu hilir yang
tidak terpisahkan. Demikian juga produk olahan pangan IKM juga harus memperhatikan hal yang sama..
Tujuan penulisan ini untuk membuktikan bahwa kemasan sudah menjadi kebutuhan IKM makanan olahan di Jawa
Timur. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan mengambil data sekunder dari UPT mamin dan kemasan milik
Dinas Perindag Provinsi Jawa Timur. UPT ini sudah berdiri sejak tahun 2009 dan memiliki fungsi utama memberikan
pelayanan pada IKM mamin khususnya pembuatan kemasan. Hasil analisa berdasarkan data yang ada para IKM yang
memanfaatkan jasa UPT mamin dan kemasan untuk membuat kemasan mengalami trend yang meningkat.
Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa IKM sudah memiliki kesadaran untuk memperbaiki
kemasan produknya karena mampu meningkatkan nilai jual atau daya saing. Khusus untuk tahun 2020 kinerja mengalami
penurunan, hal ini sebagai dampak adanya pandemic covid 19 yang melanda seluruh dunia. Pandemi Covid 19 sudah
memberikan dampak negative pada seluruh sendi-sendi perekonomian tidak terkecuali IKM. Dari hasil penelitian ini
kiranya perlu memberikan dorongan kepada UPT mamin dan kemasan agar terus meningkatkan ketrampilan SDM dan
sarana prasaran untuk memberikan pelayanan kepada IKM dalam hal peningkatan kualitas kemasan.
Kata kunci : Kemasan IKM olahan pangan , UPT mamin dan kemasan, daya saing

Published
2021-12-07